SELENDANG SUTERA
Terlunta-lunta, sudah menjadi derita bunga kecubung
Terkurung kedug, berputa-putar menggendong dan menyunggi
Tidak tahu waktu, namanya makan dan tidur tidak teratur
Biar disiksa goda, dombang-ambingkan rasa kurus kujalani
Bertahun-tahun aku mengharapkan kedatanganmu
Pulang membawa terangnya dunia
Selendang setera yang kamu bawa pengganti anaknya petani
Sudah menjadi tekad, kita berdua menjadi satu
Sekarang kau yang berjuang aku yang di belakang
Ya sudah tidak menjadi apa, berana korban untuk Ibu Pertiwi
Hanya selendang ku jangan sampai kau kotori
Daripada menyerah ke musuh lebih gugur
Selendang Sutera kau kau kusambut pulang membawa kemenangan
Terlunta-lunta, sudah menjadi derita bunga kecubung
Terkurung kedug, berputa-putar menggendong dan menyunggi
Tidak tahu waktu, namanya makan dan tidur tidak teratur
Biar disiksa goda, dombang-ambingkan rasa kurus kujalani
Bertahun-tahun aku mengharapkan kedatanganmu
Pulang membawa terangnya dunia
Selendang setera yang kamu bawa pengganti anaknya petani
Sudah menjadi tekad, kita berdua menjadi satu
Sekarang kau yang berjuang aku yang di belakang
Ya sudah tidak menjadi apa, berana korban untuk Ibu Pertiwi
Hanya selendang ku jangan sampai kau kotori
Daripada menyerah ke musuh lebih gugur
Selendang Sutera kau kau kusambut pulang membawa kemenangan